Saturday, February 4, 2017

Bela islam,Bela Ulama

  Sidang atas penistaan agama masih berlanjut,sidang sendiri terbagi-bagi dalam beberapa bagian,sayangnya sidang bagian 1 dan kedua,ketiga saja yang tayang di tv.Sidang begitu menarik disetiap bagian sidang selalu ada warna dan cerita sendiri tak terkecuali sidang kemarin yang menghadirkan saksi KH.Makruf amin,seusai persidangan dimedia sosial begitu ramai membicarakan persidangan kali ini,bagaimana enggak,si tersangka dinilai enggak punya sopan santun mengatakan kata-kata kasar pada saksi persidangan yang nota bene bersangkutan adalah seorang kyai sepuh.gak ada kapok-kapoknya tuh orang.
  Di luar persidangan berbagai netizen,masyarakat dan ustad-ustad,ulama lainpun memberikan responnya,siap membela ulama karna mereka sadar para ulama inilah pewaris nabi.Aksi inilah kemudian memancing reaksi dari berbagai pihak yang enggak seneng,termasuk tulisan yang saya temukan di islammoderat.net,mereka menilai aksi bela ulama ini hanyalah aksi berkepentingan.walaupun gak dijelaskan kepentingan apa yang dimaksudkan,tetapi justru sebenarnya tulisan itu justru menjadi senjata makan tuan,apa yang mereka tuduhkan gak berdasar,karna yang di bela bukanlah nama,atau ormas dibelakangnya tetapi apa yang dibawa oleh ulama bersangkutan.Ketika yang dibawa adalah sesuatu yang haq maka muslim mana yang tidak akan membela????

Sunday, October 23, 2016

Cinta semasa sekolah menengah pertama

  Hari ini ceritanya lagi ngumpul sama temen,dimana dulu pernah satu sekolahan semasa smp.lebih dari tiga tahun lamanya enggak pernah ketemu,hem udah bisa dipastikan sudah pada berubah semua yang dulu sedikit kurus lebih keker sepertinya saya sendiri yang enggak ada perubahan kecil dan kurus.Pertemuan ini sendiri terbentuk enggak
sengaja,waktu itu saya lagi bikin postingan di instagram tiba-tiba saja salah seorang teman komentar sekaligus ngasih tau kalo lagi sedang kumpul sama beberapa temen alumni smp langsung saja sembari nunggu waktu pulang kerja pukul 10 malem saya usahain dateng,dan Alhamdulillah akhir cerita saya bertemu mereka yang sekarang sudah nampak gedhe-gedhe,dan disitu kadang saya merasa bertemu kakak kelas.

Tuesday, September 27, 2016

Perayaan grebeg syuro antara bisnis,hiburan dan pelestarian budaya


  Seperti biasa tahun sebelum-sebelumnya,setiap kali menjelang pergantian tahun hijriah yang dibarengi pergantian tahun jawa suro,kota tempat dimana saya tinggal Ponorogo selalu rame dengan rumunan orang-orang,ada mereka yang datang dari luar kota bahkan dalam kota sendiri berbondong-bondong menyaksikan hiburan di alon-alon.
hem...setiap hari selalu ada saja hiburan yang ditampilkan mulai dari festival reog,kirab pusaka,konser musik dan seterusnya.Pada perayaan grebeg syuro seperti ini bisa menjadi wadah berkumpulnya para seniman reog eh yang ternyata enggak cuman di Ponorogo saja ada mereka yang datang dari luar pulau,juga mungkin sebagai ajang memperkenalkan budaya Ponorogo.
  Grebeg suro sebenarnya kalo dilihat adalah bentuk perayaan menyambut pergantian tahun,yang konon ini katanya adalah budaya ponorogo,